|
Abstract:
|
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil dari mengimplementasikan
media puzzle stick pada minat dan keterampilan membaca permulaan peserta didik
kelas II Sekolah Dasar. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini yaitu
kuantitatif metode eksperimen (quasi eksperimental) dengan desain nonequivalent
control group design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu dengan
teknik sampling jenuh yang menjadikan seluruh populasi sebagai sampel dalam
penelitian. Data yang diperoleh berasal dari lembar angket dan tes. Lembar angket
digunakan untuk mengumpulkan data minat membaca dan tes digunakan untuk
mengumpulkan data keterampilan membaca permulaan. Penelitian ini dianalisis
menggunakan uji hipotesis yaitu uji sample t-test dengan menggunakan gain
score. Adapun hasil dari analisis data yaitu memperoleh rerata dari kelas
eksperimen dan kontrol menggunakan gain score, pada minat kelas eksperimen
memperoleh rerata gain score 10,90 dan 7,15 untuk kelas kontrol. Hasil rerata
gain score minat membaca menunjukan rerata kelas eksperimen 3,75 lebih besar
dari kelas kontrol. Sedangkan pada data keterampilan membaca permulaan nilai
rerata gain score pada kelas eksperimen 19,86 dan 11,50 untuk kelas kontrol.
Hasil rerata gain score keterampilan membaca permulaan menunjukan rerata
kelas eksperimen 8,36 lebih besar dari kelas kontrol. Untuk hasil uji hipotesis
independent sample t-test menggunkan gain score sebagai berikut: (1) Hasil
analisis data menunjukan hasil yang signifikan, dibuktikan dari hasil uji t yang
diperoleh dengan nilai t sebesar 2,083 > t tabel 2, 022 dan nilai sig 0,044 < 0,05
maka Ho ditolak dan Ha diterima. Yang artinya, adanya perbedaan yang signifikan
pada minat membaca dengan mengimplementasikan media puzzle stick. (2) Hasil
Uji t memperoleh nilai t sebesar 4,641 > t tabel 2,022 dan nilai sig 0,000 < 0,05
maka Ho ditolak dan Ha diterima. Yang artinya, adanya perbedaan yang
keterampilan membaca permulaan dengan mengimplementasikan media puzzle
stick. Hasil pre-test sebesar 59,57 dan hasil post-test sebesar 79,43. Sehingga,
dapat disimpulkan bahwa rata-rata hasil post-test dan pre-test 19,86 lebih besar
post-test dibanding dengan pre-test. |