| dc.description.abstract |
Kurikulum merdeka di laksanakan di kelas IV dengan metode belajar yang
menyesuaikan kondisi kognitif murid guna untuk capaian pembelajaran tercapai.
Beberapa murid kurang menangkap pemahaman materi pelajaran yang telah
diberikan oleh guru. Kurikulum merdeka lebih cenderung memfokuskan kinerja
dari para murid secara kognitifnya. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan
perkembangan kognitif murid terhadap kemampuan literasi dan konsentrasi
belajar, mendeskripsikan faktor yang menjadi masalah dalam penerapan
kurikulum merdeka dan mendeskripsikan model pembelajaran yang sesuai dengan
kognitif murid pada penerapan kurikulum merdeka di kelas IV.
Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan memakai
teknik pengumpulan data seperti wawancara, observasi nonpartisipan, dan
dokumentasi. Penelitian telah dilakukan berlokasi di SDN Grinting 03 kelas IV.
SDN Grinting 03 merupakan Sekolah Dasar yang berada di Desa Grinting dimana
sekolah tersebut sudah menerapkan sistem kurikulum merdeka khususnya di kelas
IV dalam penerapan kurikulum merdeka, guru kelas IV
Hasil penelitian yang dilakukan di kelas IV ditemui peneliti menemukan
Kendala dalam penerapan kurikulum merdeka tidak hanya berpusat pada
kemampuan kognitif saja, akan tetapi juga karakter murid yang mempengaruhi
perkembangan kognitif, dalam masalah kognitif yang menjadi kendala di kelas IV
antaralain kelambanan perkembangan, gangguan konsentrasi dan kesulitan
belajar. Analisis masalah perkembangan kognitif dalam kurikulum merdeka
memiliki 2 faktor utama yaitu faktor masalah dalam penerapan kurikulum
merdeka dan masalah dalam kognitif murid. Penanganan dalam masalah
perkembangan kognitif murid kelas IV, adanya kerjasama antara sekolah, guru,
murid dan keluarga. Usaha dalam menangani masalah tersebut guru membuat
program khususuntuk murid yang bermasalah, maka dalam penelitian ini peneliti
mengambil judul berupa “ Analisis Masalah Perkembangan Kognitif Murid
Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka”. |
en_US |